Kurangi Plastikmu, Sayangi Bumimu

kurangi
Permasalahan sampah merupakan permasalahan yang krusial di berbagai negara tidak terkecuali Indonesia. 

Pengelolaan sampah yang belum benar menjadikan Indonesia penyumbang sampah plastik terbesar no 2 di dunia.

kompas
Menurut survei Jenna Jameson (Peneliti dari Universitas Georgia, AS) tahun 2015 diatas, Indonesia menempati urutan kedua dengan menghasilkan sampah plastik sebesar 187.2 juta ton pertahun.

Sedangkan diurutan pertama penghasil sampah terbesar adalah negara China sebesar 262.9 juta ton, diurutan ketiga Philipina 83.4 juta ton, kemudian Vietnam dan Srilangka berturut turut 55.9 dan 14.6 juta ton (cr. kompas.com).

Jumlah penduduk yang melonjak dan semakin banyak penggunaan kantong plastik di masyarakat merupakan salah satu faktor banyaknya sampah plastik di indonesia.

Selain itu budaya membuang sampah di sungai atau parit juga menyumbang terjadinya penumpukan sampah plastik. 

Pengelolaan sampah yang baik juga belum diterapkan di Indonesia. 

Menurut penelitian  sustainable waste Indonesia terdapat 24 persen sampah di Indonesia yang belum dikelola atau setiap harinya sampah itu mengotori ekosistem dan lingkungan. 7 persen didaur ulang dan 69 persen lainnya berakhir di Tempat pembuangan Akhir (cr. CNNIndonesia.com).

Yang paling membahayakan dari semua sampah diatas adalah sampah plastik, karena hanya dapat diurai dalam waktu yang lama.
plastik
Selain tidak mudah terurai plastik akan berubah menjadi butiran kecil dalam jangka waktu yang lama, dan ditakutkan apabila plastik dalam bentuk mikro ini dikonsumsi biota laut dan kita nanti akan memakan biota laut tersebut, tentunya plastik dalam bentuk mikro itu akan masuk juga dalam tubuh kita.
 
World economic Forum bahkan pernah memprediksi bahwa tahun 2050 nanti jumlah sampah plastik dilautan akan lebih banyak dari jumlah ikan (cr. zerowaste.id)

Sangat mengerikan bukan ?

Jadi apa yang bisa kita lakukan ?

Untuk kelangsungan hidup anak cucu kita kelak baiknya kita harus menjaga bumi kita mulai dari sekarang dengan menerapkan Zero Waste Lifestyle.

Zero waste lifestyle disini bukan berarti harus benar benar tidak menggunakan plastik tapi kita dapat memulainya dari yang termudah yaitu Dengan diet plastik. Diet plastik dapat dimulai dengan melakukan hal berikut :
kurangi

1. Kurangi Plastik Pembungkus Makanan

Bagi yang suka jajan mendapatkan hasil pembungkus makanan adalah hal biasa. Padahal plastik tersebut hanya dipakai sekali saja, setelah kita makan makanan tersebut plastik tersebut kita buang.

Penggunaan sekali pakai ini yang membuat sampah plastik bertambah banyak.

Untuk menguranginya silahkan bawa kotak makan sendiri, walaupun itu hanya membeli somay. Sehingga kita dapat mengurangi plastik yang digunakan.

2. Tempatkan makanan dan Snack pada toples

Biasakan membeli Snack di penjual Snack kiloan dan jangan lupa saat disana kita harus membawa sekalian toples yang akan kita gunakan.

Cukup ribet tapi kita akan menghemat plastik yang digunakan. Jika di Bali kalian bisa mengunjungi zerowaste Bali supermarket zerowaste yang ada di Bali.  

3. Gunakan Tempat makan yang bisa dipakai kembali

Jika kalian membawa tempat makan sendiri biasakan menggunakan tempat makan yang bisa dipakai kembali, jangan yang merupakan wadah sterofoam.

4. Bawa tas belanja sendiri ketika ke supermarket dan pasar

Membawa tas belanja sendiri adalah salah satu hal yang kini banyak di galakkan oleh pemerintah.

Di Bali sendiri sudah terdapat peraturan gubernur yang melarang swalayan penggunakan plastik sekali pakai untuk membawa belanjaan. 

5. Gunakan botol minum yang dapat dipakai kembali

Penggunaan Tumbler sekarang sudah mulai populer, dengan desain yang lucu banyak yang menggunakan Tumbler untuk tempat minumnya sendiri.

Bagi yang tidak begitu suka air putih kalian dapat mengisi Tumbler kalian dengan infusewater sehingga air yang kalian bawa mempunyai rasa.

6. Gunakan gelas kaca atau keramik hindari menggunakan gelas plastik

Jika kalian sedang jajan diluar mintalah untuk tidak menggunakan gelas sekali pakai.

7. Jangan gunakan alat makan sekali pakai

Alat makan sekali pakai biasanya kita jumpai jika kita sedang jajan diluar, sebaiknya mintalah untuk menggunakan alat makan yang dapat digunakan kembali. 

8. Kurangi take away dan perbanyak makan di rumah

Dengan mengurangi take away kalian akan mengurangi jumlah plastik yang terpakai, karena biasanya jika kalian take away kalian akan mendapatkan palstik pembungkus sampah. Kecuali jika kalian take away menggunakan wadah kalian sendiri.


Mudahkan memulai diet plastik ? Yuk mulai kurangi Plastikmu dan sayangi Bumimu, karena #AkuPilihBumi





Next Post Previous Post
8 Comments
  • Tira Soekardi
    Tira Soekardi January 17, 2019

    ya begitulah, orang masih suak pakai plastik , klpun masih aad plastik di rumah bisa ditabung di bank sampah laku daripada dibuang

    • Seftinaqurnia
      Seftinaqurnia January 17, 2019

      Iya mba membiasakan untuk memilah sampah masih sulit .. semoga aja kedepan banyak yang sadar akan hal ini

  • Blogger Surabaya | Rey - reyneraea.com
    Blogger Surabaya | Rey - reyneraea.com January 18, 2019

    Sedih ya mengingat sampah-sampah plastik ini, gak kebayang bagaimana nasib anak cucu kita nanti kalau sampah-sampah terus dibiarin seperti biasanya.

    Tapi di sisi lain saya senang, sekarang sudah banyak yang menjadikan hemat plastik sebagai gaya hidup :)

    • Seftinaqurnia
      Seftinaqurnia January 18, 2019

      Iya mbak manusia emang gitu kalo belum ada kejadian belum berfikir, harus disentil dulu hehehehe

  • Indri
    Indri February 13, 2019

    Gerakan kurangi sampah plastik memang harus didukung oleh seluruh warga dunia agar tidak limbah tidak terus bertambah

    • seftinaqurnia
      seftinaqurnia February 13, 2019

      iya mba benar sekali, untungnya sekarang banyak pergub yang melarang penggunaan kantong plastik di perbelanjaan modern jadi lumayan mengurangi

  • Laily Desy
    Laily Desy February 18, 2019

    Alhamdulillah diet plastik sudah saya terapkan dirumah, anak-anak pun sudah terbiasa membawa tempat bekal makan minum dari rumah. Dan yang paling penting kesadaran kita akan membuang sampah pada tempatnya.

    • seftinaqurnia
      seftinaqurnia February 18, 2019

      waa semangat terus mba untuk bumi yang lebih baik

Add Comment
comment url